Deoxa Indonesian Channels
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

infomasyarakat.com
Jumat, 06 Februari 2026, 15.11.00 WIB
Last Updated 2026-02-06T08:11:49Z

Polsek Panongan Cek Lahan Jagung 1 Desa 2 Hektar di Serdang Kulon, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Advertisement

 



TANGERANG – Polsek Panongan, Polresta Tangerang, melakukan pengecekan lahan pertanian jagung seluas 2 hektar dalam program 1 Desa 2 Hektar di Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/2/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB hingga selesai tersebut berlangsung di Kampung Panyembir RT 03/01, Desa Serdang Kulon. Pengecekan lahan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.


Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H. mengatakan, kehadiran Polsek Panongan bertujuan memastikan kesiapan lahan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani.


“Polsek Panongan hadir untuk memastikan kesiapan lahan penanaman jagung 1 desa 2 hektar di Desa Serdang Kulon. Kami bersinergi dengan pemerintah desa, BUMDes, serta kelompok tani agar program ketahanan pangan Presiden RI dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar IPTU Irruandy.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Aipda Ferdi Yanto, S.H. (Kanit Provos), Bripka A. Gofar (Bhabinkamtibmas Desa Serdang Kulon), Aji Bayu, S.H. (Sekretaris Desa Serdang Kulon), Ciwang (Ketua BUMDes Serdang Kulon), Abd Kohar (Jaro 01), serta Bahlul Ulum (Ketua RT 03).


Pengecekan lahan dilakukan sebagai tahap awal kerja sama antara Polsek Panongan, Pemerintah Desa Serdang Kulon, BUMDes, dan Kelompok Tani Sadulur. Rencananya, penanaman jagung pada lahan seluas 2 hektar tersebut akan dilaksanakan pada tahap pertama pada bulan Februari 2026.


Pihak Pemerintah Desa Serdang Kulon menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Polsek Panongan dalam program ketahanan pangan. Kehadiran kepolisian dinilai memberikan rasa aman sekaligus membantu pengawasan pelaksanaan kegiatan di tingkat desa.


Dengan terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.