Deoxa Indonesian Channels
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

lisensi

infomasyarakat.com
Senin, 12 Januari 2026, 19.37.00 WIB
Last Updated 2026-01-12T14:49:36Z

Penutupan Akses MD Jagabaya Sejak 2020 Menyisakan Keperihatinan, Diduga Ada Penggiringan Oknum

Advertisement


Lebak, Infomasyarakat.com - Isu penutupan akses belajar mengajar di Sekolah Madrasah Diniyah (MD) di Kampung Pasir Gadung Desa Jagabaya, Kecamatan Warung Gunung, menyisakan keperihatinan bagi masyarakat setempat.


Aktivitas belajar mengajar di lembaga pendidikan tersebut telah lumpuh sejak tahun 2020.


Kepala sekolah yang hanya disebut dengan inisial A', juga menyampaikan rasa prihatinnya. Ia mengatakan sekolah tidak dapat digunakan sebagaimana sarana belajar mengajar pada umumnya. Ujarnya.


Hal senada diungkapkan Rohmanudin’ kami merasa prihatin terkait aksi penutupan akses belajar mengajar di sekolah Madrasah Diniyah (MD) oleh sekelompok organisasi (ormas), diduga terjadi karena adanya upaya penggiringan dari segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab.


"Kami berharap aparat penegak hukum serta dinas terkait segera melakukan penertiban. Penting sekali menjaga dan meningkatkan aktivitas pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa," paparnya.


Kepala Desa Jagabaya Ahmad, saat ditemui diruang kerjanya senin 12/01/2026, Membenarkan status tanah tersebut merupakan objek wakap' yang diperoleh dari Januri Bin Ali (alm) yang di wakafkan kepada masyarakat untuk pembangunan gedung madrasah di kampung pasir gadung Desa Jagabaya, ia berharap agar para pihak" saling menyadari bawa obyek Wakap tidak boleh di jual belikan. ucapnya


(JM)